Sunday, November 28, 2010

passion is the key.

passion
noun
1. a strong feeling or emotion 
2. something that is desired intensely 
 
passion = gairah
 
seperti judul post ini, passion itu adalah kunci
saya selalu menyinggung tentang passion, kenapa?
karena saya membaca buku René Suhardono? 
gak juga  
bukan cuma karena buku itu saya selalu menyinggung kata passion
 
buat saya passion itu ibarat kepompong yang membungkus ulat dengan aman dan nyaman
dimana passion itu membuat kita nyaman dan merasa aman di dalam hidup kita
emang sih rada lebay hehehehe..
cuma kalau hidup tanpa gairah itu sama aja hidup tanpa tujuan
yang ujung-ujungnya cuma jadi meaningless 
ga ada artinya, monoton, bosenin, malesin
 
jadi ngomong-ngomong soal passion ini,
habis baca artikel tentang profil ibu Sisca Soewitomo (iya ibu yang suka masak di tipi ini loh) di www.tabloidnova.com
saya jadi kembali berkobar-kobar *halah* untuk menyerukan AYO KEJAR PASSIONMU!
 
si ibu yang satu ini saya selalu tongkrongin dulu di tipi pagi-pagi tiap hari sabtu (atau minggu ya saya lupa) buat nonton acara masaknya hehehehe
maklum saya sih hobi banget nonton acara gituan (ketimbang sinetron hohoho)
soalnya si ibu ini bawainnya kok enak banget yah, kalem gitu keibuan heuheuuhee...
 
(kalau mau dibandingin sih si cooking mama kalah deh sama bu Sisca! ;p)
*masih dendam karena kalah mulu maen cooking mama di wii hahaha*
 


terus saya baca dua bagian artikel itu, artikel pertama isinya sih tentang background masa kecil ibu Sisca
ternyata oh ternyata, masa kecil saya dan ibu Sisca ga beda jauh hahaha *pede banget*
dari kecil si ibu suka banget ikut-ikutan masak memasak di rumahnya membantu ibu dan neneknya

saya juga loh bu gini-gini saya waktu kecil nimbrung mulu di dapur, antara ngerecokin yang masak dan bantuin perbandingannya 5:1 hahaa jadi lebih sering ngerecokin sebenernya

tapi kalau dipikir-pikir iya juga saya dari kecil udah suka masak memasak, ditandai dengan mainan masak-masakan saya yang bejibun jumlahnya!
dan belum puas dengan mainan masak-masakan dari plastik, biasanya saya waktu kecil suka colongan untuk main masak-masakan semi beneran pakai api, kaleng susu, tembikar, dan *korban* bunga dan daun di kebun depan rumah hehehe..
jadi saya biasa ambil batu bata disusun jadi mirip tungku, saya kasih lilin di tengah-tengah bagian "tungku" itu lalu saya taruh kaleng susu di atasnya, untuk merebus air, ceritanya mau masak sup
habis itu kalau ketauan mama/tante/pembantu saya otomatis saya dimarahi abis-abisan (tapi ga kapok-kapok heheheh)

nahhh dari situ saya makin besar, makin sering membantu di dapur hehehe..
kadang bantuin motong-motong atau aduk-aduk masakan di kompor
tapi karena namanya juga anak kecil, sempet kepotong pisau atau motongnya ga bener, trus baru sebentar aduk-aduk udah kepanasan hahahaha...
terus juga dulu suka bikin kue, maksudnya bantuin hehehe..
beranjak smp baru mulai centilnya bikinin cokelat valentine buat gebetan-gebetan hahahaha...
disitu deh saya mulai belajar bikin kue sendiri, masak sendiri
walau ngaco-ngaco dan sering gagal, tetep aja ga pernah bosen untuk masak memasak
jadi gak salah doong saya ngaku-ngaku mirip ama bu Sisca hehehehehe

di artikel pertama juga disitu bu Sisca bilang bahwa beliau sempat keluar dari fakultas kedokteran (yang merupakan cita-cita awalnya) demi untuk mengejar mimpinya, sebagai jago masak
disitu saya juga ada kemiripan hehe..
jadi awalnya saya kuliah itu niat banget 100000000% mau lulus sebagai interior designer, terus apa daya di tengah-tengah proses kuliah saya sempat pindah haluan ke communication design, terus sampe akhirnya mendarat di fine arts, yang merupakan passion saya sejak lama, yang sempat ditentang kedua orang tua saya

begitulah, jalan hidup seseorang bisa berubah dalam waktu singkat
tapi saya, seperti bu Sisca, tidak pernah menyesali keputusan yang diambil dulu

satu bagian kecil dari artikel itu yang benar-benar membuat saya berhenti dan berpikir sejenak adalah:
Membagi ilmu dapur buatku sangatlah menyenangkan. Ini membuatku dekat dengan ibu-ibu di seluruh Indonesia. Aku tak punya rahasia, semua ilmu dan resep kubagikan kepada mereka. Mengapa harus takut berbagi rahasia? Aku percaya, kok, rezeki sudah ada yang mengatur. Ibaratnya, penjual sayur yang jumlahnya banyak saja, punya rezekinya masing-masing.
wow, sangat jarang saya temui, orang yang begitu sangat amat ahli dalam suatu bidang, benar-benar mau berbagi kepada orang lain tanpa takut atau picik dalam membaginya
soalnya banyak banget orang-orang yang pernah saya temui di hidup saya, yang ahli, benar-benar ahli dalam suatu bidang, tapi buat berbagi ke orang lain aja susahnya minta ampun, sepertinya paranoid dan takut kalau ilmunya bisa diserap orang lain sampai habis *cape deee*

kalau saya sendiri, biasanya kalau ada orang bertanya tentang sesuatu yang saya fasih di bidang itu, saya berusaha membantu membagi rahasianya sebisa mungkin
karena buat saya, membagi ilmu dengan orang lain sama menyenangkannya dengan mendapatkan ilmu baru
lagipula dengan membagi ilmu tersebut, secara gak langsung saya bisa menemukan sisi lain dari apa yang sudah saya ketahui/fasih dan malah bisa semakin fasih dalam mengerti ilmu tersebut karena kita mengulang-ulang terus yang sudah dipelajari
sama seperti belajar tanpa akhir
dan itu indah
Itu sebabnya, mottoku adalah aku tak mau sombong. Aku belajar dari siapa saja. Aku justru terharu bila ilmu yang kubagikan bermanfaat bagi orang lain. Tak jarang, ibu-ibu yang datang di demo masakku mengatakan, ia berhasil mendapat penghasilan tambahan dari berjualan makanan berdasarkan resepku. Tak terkira senangnya aku.
kalau dari membaca artikel itu saya bisa merasa Sisca Soewitomo adalah sosok yang rendah hati, mau belajar, dan pekerja keras
buktinya beliau melakukan segala sesuatunya dari hati dan optimis
jarang loh ada orang yang 100% menekuni apa yang dia inginkan
dan ibu Sisca Soewitomo menunjukkan bahwa jika kita benar-benar mencintai sesuatu dari dalam hati yang paling dalam dan bekerja keras untuk mewujudkannya, menjalaninya, apapun yang kita kerjakan akan menjadi positif dan berhasil

apalagi bisa membahagiakan orang lain, itu sudah merupakan nilai plus
dan jelas, kebaikan akan kembali masuk ke hidup kita

dan untuk adanya artikel tersebut, saya merasa terpacu (lagi) untuk terus berusaha mewujudkan apa yang saya impikan, karena tidak ada yang mustahil
bahkan mimpi terbesar, terbizzare sekalipun

keep moving forward!

source

Profil Sisca Soewitomo Pt. I
Profil Sisca Soewitomo Pt. II

Friday, November 26, 2010

Self-employed.

sehubungan dengan hal yang papa saya katakan, dengan gak bermaksud untuk menyinggung orang-orang yang berpikir bahwa "bekerja adalah keinginan dari hati yang paling dalam"
benar saya setuju bahwa BETUL, bekerja di perusahaan atau apapun yang berhubungan dengan bekerja untuk orang lain, bukan suatu hal yang buruk atau hal yang salah untuk dilakukan.
itu benar

tapi saya datang dari dua latar belakang yang berbeda
papa saya, beliau dulu sempat bekerja untuk orang lain tapi kemudian beliau menikmati waktunya saat bekerja untuk diri sendiri, yang pada akhirnya papa membuka usaha sendiri.
yang berarti suatu hal yang bagus dan sepertinya ada di dalam darah saya
papa pernah bilang, gak bermaksud untuk menyinggung atau menyindir apalagi nyari ribut sama orang yang kerja di perusahaan atau orang yang kerja untuk orang lain, bahwa mereka itu sama aja kek pembantu. pembantu dalam artian bahwa mereka gak bebas dan lagian penghasilannya gak sebagus yang punya usaha sendiri (kalau sukses)

di lain pihak, mama saya sudah bekerja untuk perusahaan-perusahaan selama hidupnya
yang bukan berarti hal yang buruk juga, sesuatu yang pernah saya coba sesekali waktu saya masih kuliah, walau cuma sebagai pegawai paruh waktu, saya tau banget gimana rasanya kerja sama orang (sama perusahaan)
ya mungkin sih ga sebanding sama apa yang mama saya rasakan hahahaha!

tapi, saya sendiri milih untuk kerja sendiri, membangun sesuatu yang baru dan mudah-mudahan bisa membawa kebaikan dan kesenangan untuk orang lain (untuk apapun yang saya jadikan tujuan)

jadi apa yang sudah saya kerjakan? saya sudah memikirkan beberapa hal yang mau saya "bangun"
saya gamau menyebut apa itu sekarang karena saya punya kepercayaan aneh klo tiap kali saya kasih tau kabarnya ke orang biasanya malah berantakan rencananya haha..
jadi biarin dulu aja saya menyelami ini sendiri dulu, kalau semuanya sudah beres dan pasit jadi, saya MAU banget kasih kabarnya sama kalian semua (:

jadi yang mau saya lakukan untuk mendukung orang lain dengan membuat post ini adalah sebenernya banyak cara untuk memperbaiki diri kita sendiri atau juga untuk memberikan ego kita kesempatan untuk semakin berkembang kalau memang memiliki usaha sendiri adalah keinginan hati kita yang sebenernya. hehehe...

saya tahu beberapa orang takut untuk mengambil kesempatan untuk menggapai impian dan cita-citanya seperti yang sudah saya bahas di post sebelumnya, René Suhardono - Your Job Is Not Your Career
yang pada dasarnya membahas tentang bagaimana sebagian orang merasa takut untuk mengambil kesempatan karena mereka memiliki tanggungan dan beban yang tidak bisa dihiraukan (misalnya keluarga)
tapi sebenernya ga ada yang bisa mencegah kita untuk melakukan apa yang kita suka sekalipun kita punya tanggung jawab yang sangat besar, misalnya memberi makan keluarga.
kalau kita benar-benar serius menginginkan sesuatu yang kita cintai, maka saya yakin 10000000000% kalau jagad raya ini akan mendukung kita dan membuat apa yang kita inginkan menjadi kenyataan.

jadi berikut ini adalah artikel dari http://www.tabloidnova.com/
sebenernya artikelnya dibagi jadi dua bagian (gatau kenapa) tapi saya jadiin satu di bawah ini

Yuk Membuka Usaha Sendiri Pt. I and  Yuk Membuka Usaha Sendiri Pt. II

Rabu, 3 Februari 2010
Yuk, Membuka Usaha Sendiri 
Mungkin Anda tidak puas dengan penghasilan yang Anda dapatkan. Atau mungkin Anda masih punya waktu luang di luar pekerjaan utama? Bila Anda merasakan hal itu, mungkin Anda mulai berpikir membuka usaha sendiri di luar pekerjaan utama.
Kita biasa menyebut usaha ini sebagai usaha sampingan. Kalau sekarang Anda ikut mencari penghasilan dalam keluarga, berarti Anda punya dua sumber penghasilan.
Jika usaha ini makin lama makin tumbuh besar, Anda bisa memilih untuk konsentrasi di usaha Anda sendiri atau menyerahkan pengelolaan pada orang lain. Sehingga Anda bisa punya lebih banyak waktu untuk diri
Anda sendiri, sementara pemasukan terus berjalan. Jadi, usaha sendiri bisa memberikan Anda kebebasan waktu dan uang. Enak kan? Bandingkan dengan apabila Anda bekerja pada orang lain.
Tetapi merintis usaha sendiri tidak segampang itu. Awalnya, Anda harus terlibat penuh dalam usaha tersebut. Anda harus merancang sistemnya, mengatur siapa saja orang-orang yang akan membantu, bagaimana usaha itu bisa berjalan, bagaimana memasarkan, dan lain sebagainya.
Bahkan boleh dibilang, pada awal membuka usaha sendiri membutuhkan usaha yang lebih keras dibanding bila Anda bekerja pada orang lain. Tetapi jika usaha itu sudah mulai berjalan dengan baik, Anda pelan-pelan bisa mulai meninggalkannya dan membiarkan usaha tersebut berjalan dengan sendirinya.

[kalau saya sendiri sih saya ga punya pekerjaan tetap, dalam artian saya melakukan freelance, paruh waktu, dan proyek sendiri, jadi membangun usaha yang baru adalah sesuatu yang saya bisa lakukan dengan bebas tanpa harus ragu atau takut atau merasa punya tanggung jawab.
bahkan artikel ini mendukung orang yang bekerja tapi juga pengen punya usaha sendiri, bagus kan? coba pikirkan betapa menggodanya usaha sendiri itu?]

BILA INGIN MEMBUKA USAHA SENDIRI
Sekarang, apa sih yang harus Anda perhatikan kalau ingin membuka usaha sendiri?
1. Bidang Usaha
Tentukan lebih dulu, bidang usaha macam apa yang ingin Anda jalankan. Apakah Anda ingin menjalankan usaha rumah makan kecil? Atau apakah Anda ingin membuka toko aksesoris seperti Tini, atau justru ingin membuka sebuah butik? Bagaimana kalau toko suvenir yang menjual pernik-pernik lucu seperti gelas-gelas lucu atau semacamnya? Bisa juga kan? Pada prinsipnya, semua bidang usaha tersebut bisa dibagi menjadi:

Bidang usaha yang jarang atau belum ada.
Beberapa dari Anda mungkin ragu bila ingin memulai bidang usaha yang belum ada atau masih jarang dilakukan. Tapi itu bukan berarti Anda tidak akan sukses. Tengok Aqua. Ketika pertama kali diperkenalkan, banyak orang ragu apakah Aqua bisa berhasil di pasaran, padahal belum pernah sebelumnya ada pengusaha yang menjual air minum dalam botol. Bahkan pada awalnya banyak yang mencibir: apa ada orang yang mau membeli air dengan harga lebih mahal dari bensin? Apalagi kita bisa memasak air minum sendiri di rumah. Nyatanya Aqua sukses besar.
Bidang usaha yang sudah banyak dilakukan
Bisa juga Anda memulai Bidang Usaha yang sudah banyak dilakukan. Kalau tadi banyak orang ragu untuk memulai bidang usaha yang baru, tapi di lain pihak banyak juga orang yang ragu untuk memulai bidang usaha yang sudah banyak dijalankan. Sebagai contoh, banyak wanita yang ragu untuk membuka butik, karena di sekitarnya sudah banyak yang melakukannya.
Sebenarnya, walau butik Anda baru berdiri, tapi kalau baju-baju yang Anda jual mempunyai kelebihan atau ciri khas dibanding pesaing Anda, selalu ada peluang untuk berhasil. Belum lagi faktor pelayanan yang baik, walau usaha ini banyak pesaingnya, maka peluang berhasil tetap terbuka.

Butik BIG milik seorang artis bernama Hughes misalnya, cukup laku juga tuh. Itu karena butik itu memiliki spesialisasi khusus, yaitu hanya menjual baju yang diperuntukkan bagi wanita yang memiliki berat badan ekstra.

[yang saya lakukan pada dasarnya menggabungkan dua kategori di atas, saya mengamati dan melakukan riset apa yang sudah ada di luar sana, saya cari kelemahan mereka untuk menjadikannya sesuatu yang lebih dan menghasilkan di bisnis saya. contohnya saja bisnis perhiasan, saya lakukan riset dan mengamati apa yang ada di pasaran (di tempat dan di internet) dan saya rincikan apa saya yang kurang dari tiap-tiap bagian. misalnya saja desain perhiasan di pasaran (toko-toko) itu terlalu monoton, ga ada yang spesial dan saya suka sesuatu yang khusus didesain untuk saya saja, jadi yang saya lakukan adalah saya memutuskan untuk membuat produk handmade dan membuatnya terbatas, jadi orang yang beli produk saya akan merasa spesial dan ga takut untuk ketemu orang lain terus liat produk yang sama dipake, saya benci banget hal itu. dan sekarang saya juga merencanakan sesuatu yang baru yang belum ada di indonesia, terutama di jakarta

lagi-lagi saya sendiri sebagai contoh, saya sudah menjalani berbagai macam hal berbeda sejak saya pulang ke indonesia. saya kerjain perhiasan, mengerjakan berbagai macam proyek desain, saya bahkan nyobain manggang dan masak sebagai kesempatan untuk dapetin uang, dan terakhir ini saya lagi menyusun rencana untuk bisnis besar dan semuanya saya mulai dari yang kecil dulu, untuk mengetahui apakah saya bisa menangani atau tidak dan untuk meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya bisa bertanggung jawab dan memanage bisnis kecil-kecilan dahulu]

2. Lokasi
Di mana Anda ingin membuka lokasi usaha Anda? Di rumah sendiri? Atau Anda ingin menyewa sebuah tempat kecil di pinggir jalan? Atau Anda ingin menyewa sebuah ruko? Jangan lupa bahwa dalam beberapa jenis bidang usaha, lokasi memegang peranan yang cukup penting. Anda sendirilah yang harus menentukan lokasi mana yang tepat dalam usaha Anda. Sekali lagi, lokasi memegang peranan yang sangat penting.

3. Pelanggan
Bagaimana Anda mendapatkan pembeli barang dagangan Anda? Atau bila itu usaha jasa, bagaimana cara Anda akan mendapatkan klien? Apakah Anda akan memulainya dengan mempromosikannya dari mulut ke mulut? Ataukah Anda akan membuat brosur dan meye-barkannya dari rumah ke rumah?
Beberapa orang yang saya kenal mempromosikan usahanya dengan memasang plang di depan tempat usahanya. Ada juga yang mempromosikan usahanya dengan memasang iklan kecil di koran. Atau, kenapa Anda tidak mencoba memasang iklan Anda di internet? Internet terbukti merupakan media yang ampuh dalam menjaring pembeli, walaupun mungkin tidak semuanya.
Yang terpenting di sini adalah Anda sudah harus tahu terlebih dahulu tentang bagaimana cara Anda dalam mendapatkan pembeli atau klien dari usaha Anda. Bila tak ada pembeli, tak akan ada penjualan. Bila tak ada penjualan, maka usaha Anda tidak cukup berhasil. Sederhana sekali.

[hal ini sangat sangat penting, saya mengerjakan perhiasan di rumah, berpikir untuk memasarkannya online (toko online facebook dan website), tapi rupanya akhir-akhir ini saya belum perlu memasarkan secara online karena produk saya sudah laku dengan cara dijual ke orang-orang :D *senangnyaaa*]


4. Tenaga Kerja
Berapa orang yang akan Anda pekerjakan? Apakah hanya Anda sendiri yang bekerja di situ? Apakah Anda juga mempekerjakan sejumlah orang dalam usaha Anda? Mungkin ada baiknya kalau Anda mulai dengan jumlah tenaga kerja yang sedikit lebih dahulu. Nanti bila usaha Anda makin berkembang, Anda mungkin akan membutuhkan sejumlah tambahan orang yang bisa Anda pekerjakan.
Ada bagusnya bila Anda juga mempekerjakan anggota keluarga Anda. Seperti anak Anda (bila mereka sudah cukup umur tentunya), atau mungkin suami Anda. Dengan mempekerjakan mereka, maka secara tidak langsung mereka juga akan mempunyai rasa ikut memiliki dalam usaha tersebut. Dengan adanya rasa memiliki dari para anggota keluarga, maka dukungan yang diberikan kepada Anda untuk menjalankan usaha tersebut bisa makin besar.

5. Perencanaan Keuangan
Banyak usaha yang bangkrut karena kehabisan uang tunai. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk memperhitungkan jumlah modal awal yang sebaiknya Anda miliki untuk bisa menjalankan usaha Anda. Alangkah baiknya apabila modal tersebut bisa mencukupi untuk membayar pengeluaran perusahaan selama 12 bulan ke depan.
Selain modal awal, apa yang harus Anda lakukan adalah dengan membuat perkiraan arus kas selama 12 bulan ke depan. Perkiraan arus kas adalah perhitungan yang menggambarkan berapa perkiraan arus keluar masuk uang tunai dalam usaha Anda. Sama seperti modal, maka alangkah baiknya kalau Anda memiliki perkiraan arus kas selama 12 bulan ke depan. Dengan demikian, dalam setahun ke depan, usaha Anda diharapkan tidak akan bangkrut hanya gara-gara kehabisan uang tunai.

Di samping hal-hal di atas, ada hal-hal lain yang perlu Anda perhatikan sehubungan dengan gaya berdagang Anda. Memang ada pepatah yang mengatakan bahwa orang baik bahagia hidupnya. Tapi dalam bidang usaha, terlalu baik hati bisa menciptakan sejumlah hambatan. Dan memang banyak pemilik usaha kecil yang terlalu "baik" dalam menjalankan usahanya, seperti:
- Mereka terlalu mengalah terhadap partner atau langganannya
- Mereka menetapkan harga yang pas-pasan saja atas produk dan jasa yang dijualnya
- Mereka terlalu baik hati dan kurang tegas terhadap bawahannya
- Mereka merasa ada sesuatu yang salah, kotor atau tak bermoral kalau mereka mendapatkan uang, keuntungan atau kesempatan.
Karena itu, hindari hal-hal seperti itu. Pengusaha yang baik tidak berlaku baik, tetapi berlaku adil. Adil terhadap partner atau pelanggannya, adil terhadap harga barang dan jasa yang dijualnya, adil terhadap bawahannya, dan tentu saja adil terhadap dirinya sendiri.
Terakhir, yang paling penting, ada satu hal yang harus ada di benak Anda sebelum memulai usaha sendiri, yaitu: SIAP UNTUK GAGAL. Rencanakan keberhasilan Anda, tetapi bersiaplah untuk gagal. Sehingga apabila Anda betul-betul gagal, Anda tidak akan down .
Dok.NOVA

[ini dia tantangannya,
- Mereka terlalu mengalah terhadap partner atau langganannya
saya banget nih
- Mereka menetapkan harga yang pas-pasan saja atas produk dan jasa yang dijualnya
hahaha juga saya banget
- Mereka terlalu baik hati dan kurang tegas terhadap bawahannya
untung belon punya bawahan hehehe
- Mereka merasa ada sesuatu yang salah, kotor atau tak bermoral kalau mereka mendapatkan uang, keuntungan atau kesempatan.
aaaaah saya sekali!!! so me so me!

rasanya jadi pengen nyeletuk, "aduh" hahaha..
karena saya paling gak bisa sebenernya berurusan sama yang duit-duit gitu. kalo bisa ngasih gratis sih rela deh hahaa.. *bodoh sekali*, cuma saya belajar untuk memulai sesuatu dari yang kecil dulu, seperti kali ini jualan perhiasan, saya benar-benar berusaha untuk tidak terlalu "baik" dalam memberi harga.. karena berat jujur untuk memberi harga pada setiap perhiasan yang saya buat, karena semua bener-bener handmade dan limited, idenya itu mahal sekali dan rasanya kalau terlalu murah kok kelewatan tapi kemahalan takut gak laku hehehe... tapi saya selalu mulai dari yang sedang-sedang saja, sudah balik modal dan dapat untung sekian persen aja udah lebih dari cukup dan yang penting sekarang adalah usahanya berjalan dulu. ahhahahaha... ada sebuah kalimat yang saya baca (lupa baca dimana), katanya mulailah dari harga terendah yang bisa kamu pikirkan, daripada awalnya harga tinggi lalu nantinya malah semakin rendah. jadi prinsip saya sih (mudah-mudahan kesampaian) dari harga yang sekarang nantinya bisa melonjak. AMIN!]



-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Regarding to the issue once my dad told me,it's not that i am trying to insult everybody who thinks that "working is my passion"
indeed i agree to certain extend that YES, working with company or anything deals with WORKING for someone, is not a bad thing to do or a wrong thing to do
it is correct
it is right
it is okay
trully okay

but i came from two different background
my dad, he once worked for someone but then he found that he enjoys the time working for himself, in other way he finally ended open his own business
which is good and which is apparently in my blood
my dad once did tell me, not to insult people nor to offend people, that people who work in a company, or work for other people equal to slavery, in a way that it's not a freedom to work for people, moreover the earning isn't as good as having own business (of course the successful one)

in a contrary, my mom has been working in company(s) for her lifetime
which is not bad as well, something i tried once and twice while i was doing my study, though it was as part time, i know exactly what does it feel like to work for people (for company)
well maybe it's not compared to what my mom feels hahahahah!

but anyway! i, myself prefer to work for myself, establishing something that is genuine and hopefully would bring goodness and happiness for people (for anything that i am aiming for)

so what have i done? i managed to think couple things i'd like to "build"
well i am not going to mention it now since i have this kind of weird belief that, everytime i share something i am planning, most of the time it ruins everything haha..
so let me dive in this matter by myself first, when everything is confirmed and done, i'd LOVE LOVE LOVE to share it with you all (:


so what i want to encourage people in this post is that there is actually a way to improving ourselves or even feeding our ego when our passion is actually in building our empire hehehe..

i know some people are just too afraid to take risk in reaching their passions and dreams.
as it is mentioned in my previous post, René Suhardono - Your Job Is Not Your Career
which is basically talking about how some people are scared to do what they want because of several issues that cannot be ignored (e.g.: family)
but really what can stop us from doing what we like even if we have a responsibility, great responsibility to feed mouths in the family? nothing.
if we are truly passionate about what we want, i believe the universe will 100000000% support you and make it comes true

so there's this article in http://www.tabloidnova.com/
well actually the article is split in two pages (idk why they split it though), but i put it in one whole unity here

|Let's Start Our Own Business|

|maybe you are not satisfied with what you earn right now or maybe you still have spare time outside your main job? if you feel that, maybe you can start to think establishing your own business outside your main job.
we usually call it as side business. if you are currently part of money earner in the family, it means you have two sources of money. 
if this business grows bigger, you can choose to concentrate in your own business or hand in the managing to other people. so you can have more time for yourself meanwhile your income keeps going on.
so, own business can give you freedom and money. isn't it good? compare it to when you work for other people.
but establishing own business isn't that easy. at first, you have to purely involve in the business.
you have to plan the system, manage who you want to be helped with, how will the business keep going on, how to market it, etc.  
let's say, opening new business for the first time takes a lot harder work compared to when you work for people. but if the business is going well, you will slowly detach from it and let it flow by itself.|

[as for me, i do not have a solid job, as in i do freelance, part time, and self-project. so building a new business is entirely something i can do freely without really having doubt or fear or burden. isn't it good that this article also supporting people who are working as well as wanting to have their own business? see how tempting it is?]

|If You Want To Open Own Business|

|Now, what do you have to pay attention when you want to own a business?
1. Type of Business
Decide first what kind of business you want to establish. do you want to own small restaurant? or do you want to have accessory shop, or do you want to own a boutique? what if a souvenir show that sells cute things like cute glasses or such things? it could be, right? basically every type of business can be split into:

Rare/New Genuine Business 
Some of you might be having doubt when you are about to start a new business field that has not available yet or rarely be done. but it does not mean that you could not be success. Aqua for example. when the first time it was introduced, many people had doubt if it could be successful in the market, never before an entrepreneur selling bottled mineral water. even at first, so many mocked: is there anybody wanting to buy water that costs more than fuel? thus we can boil drinking water at home. but apparently Aqua gain success.

Already Available/Done Business 
You can also start a business that has been done so many times. if people were having doubt to start a new genuine business, in other hand, so many people were having doubt as well to start an already done business. for example, so many women are having doubt to open boutique, because there are so many of it around them.
actually, even if a new boutique opens, but if your items have advantages or uniqueness compared to your competitor, there's always a shot to succeed. not to mention a good service factor, even if this business has a lot of competitors, the chance to succeed is still open wide.

BIG boutiqe by seleb named Hughes for example, isn't that bad. because it has special uniqueness, which is only selling clothes that are made for women with extra pounds.|

[again, myself as example, i have been dealing with lotsa different things since i came back to indonesia. i did the jewelry thingy, i did different design projects, i even tried baking and cooking as a chance in earning money, and lately yes i have been developing the plan for THE big business. and i started from small thing, to make sure whether i could handle it or not and to make sure that i am responsible enough to handle my (small) business..
 
what i do is basically a mix of the two categories, i observe and research the already available business out there, and then i find their weaknesses to make it into a profitable my own business.
in example: my jewelry business. i did research and observe what happens in the market (both on the spot and online searching) and i jot down things that are lacking in each sections. for example, usually the jewelry design in the market (common shop) is too monotone, in such way that nothing is really special and myself, i like special thing designed for me JUST FOR ME, so what i did was i decided to hand-made my products and to make it limited, so people who buy it will feel special and not bother to meet other people and see the exact same design of jewelry as they are wearing, uhh i hate that, really! and currently i also planning the new and genuine business that has not been here in indonesia, at least in jakarta.]

|2. Location
Where would you like to open your business? in your own house? or do you want to rent a small venue by the street? or do you want to rent a shop? just don't forget that in some business fields, location plays a crucial role. you, yourself have to decide where is the perfect location for your business. once again, location plays an important role.|

|3. Customer
How do you get customer to purchase your products? or if it's a service business, how do you get your client? Will you start it by promoting it people to people? or will you make a brochure and distribute it door to door? some people whom i know, promoting their business by putting banner in front of their place. some are promoting by putting small advertisement in newspaper. or, why don't you put your ads in the internet? internet is proven as the best media in getting customer, though it might not all.
what's most important here is that you have to know first about how do you want to get customer or client from your business. if there is none, there is no sale. if there isn't sale, so your business isn't going well. as simple as that.|

[this is truly crucial, okay i do the jewelry in my house, think of publishing it online (facebook online shop and website), but apparently recently i need not to publish it online just yet since my products are almost sold out by distributing it to people :D *happy*]

|4. Worker
how many people will you hire? is there only you who works there? will you also work some people in your business? maybe it's good if you start by small numbers of workers at first. when your business has grown, you would probably need extra number of workers that you can hire.
it's good if you can hire your own family member. like your child (if they're qualified of course), or maybe your husband. by hiring them, unconsciously they will have a sense of owning the business as well. by having that, the support that will be given to you will be greater.|

|5. Fund Planning
many businesses are closed because they run out of cash. therefore it is important for you to calculate the initial fund which is good for you to have so that you can run your business. it'll be good if the money can fulfill all payments of the company for the next 12 months.
beside of that, what you have to do is that to make a cash flow for the next 12 months. cash flow is a calculation of what describes a probability how big the credit and income in your business. just like the capital, it is as important as to have cash flow for the next 12 months. by doing that, for the next 1 year, your business is hopefully will not be closed just because you run out of cash.

besides all of those things, there are other things you need to pay attention to, regarding to your trading style. there's a saying says, kind people have happy life. but in business, too kind can create obstacles. and indeed so many small business owners too "kind" in doing their business, such as:
- they are too give in to their customers
- they put an average price for their products and services they provide
- they are too kind-hearted and not firm to their workers
- they feel something is wrong, dirty or immoral if they get money, profit or chance
therefore, please avoid those things. GOOD ENTREPRENEUR DOES NOT ACT KIND, BUT ACT FAIR. FAIR TO THEIR PARTNER OR CUSTOMER, FAIR TO THE PRICE OF THEIR PRODUCTS AND SERVICES THEY PROVIDE, FAIR TO THEIR WORKERS, AND OF COURSE FAIR TO THEMSELVES.
last but not least, the most important thing, one thing that should be in your mind before starting your own business is that: READY TO FAIL. plan your success, but also prepare to fail so that if you are really fail, you won't break down.|
[so here's the challenge,
- they are too give in to their customers
so me
- they put an average price for their products and services they provide
hahaha yeah it's me
- they are too kind-hearted and not firm to their workers
lucky me i have not had any workers yet hehe
- they feel something is wrong, dirty or immoral if they get money, profit or chance
hahahahahahha it's so me me me me!

i feel like saying "ouch" hahaha..
because i really can't deal with money thingy. if i could give something free, i'd love to hahahaha *moron*, but i try to learn from something small, like this jewelry business, i try so hard not to be "kind" in putting price.. because frankly it's tough to put price for every piece i make, because each of them is handmade and limited, the idea is so damn expensive and i feel when it's too cheap i feel worthless but if it's too pricey i'm afraid people won't buy it. hehehe.. but i always start from average price, when i get the capital back and earn few percents profit, it's more than enough and what's more important right now is that the business can go on first. hahaha.. there's a sentence i read somewhere (can't remember), it says, start from the lowest price you can think of, rather than giving a high price then lower it in the end. so my belief is that (hopefully it'll work) from the current price i have will go higher one day AMEN!]

Thursday, November 25, 2010

H.E.L.L.O

oh hi hello...
i haven't been able to post/update the blog due to the hectic crazy business i have been dealing with
no it hasn't done yet but i manage to skip few days of working because i already can sense fatigue is coming, starting to creep and i am not ready to get sick again, not that i just recovered from flu (ahh as usual, i guess the respiration allergic steps in everytime i suffer from cold and flu)

so i conclude that the air quality isn't good here in indonesia, moreover in jakarta...

SO,
what's happening?

monday i came to my mom's office to do the eco green garbage painting
hehehe...
it is a commission voluntary work i agreed to do since i support eco green as well
and i have this kind of silly determination in creating a super chic garbage to allure people throw rubbish properly hehehe
considering in indonesia people just throw rubbish everywhere


basically i have to finish 2 trash bins
and what i expected to be wasn't what i got when i started doing it


first of all:
the paint is super sticky!
yes indeed it is similar to oil paints but the only difference is that this paint kind of half dry in process, it makes my work tough because instead of completely dry or keep wet, it goes halfway, it becomes super sticky!

secondly:
the colors are not really what i am looking for,
azzure blue is super dark that if you mix it with the canary yellow, it becomes slightly grayish green (i am looking fwd to light and bright green)

but anyway, i do what i have to do

here are the peeks:



i miss this kind of mess! :D











i reference the bird and branches design from http://www.onewed.com/blog/savvy-scoop/category/budget-wedding-ideas/2009/12/02/recycled-bride-inside-scoop-eco-friendly-invites/

isn't it beautiful? hehe
but i added recycle icon in my design and add one more flying bird

and the daisies, i decided to add the daisies because i recently in love with white daisies hehehe...
but apparently the daisies are not so obvious due to the color wise hahaha
so i changed the color from white to several feminine colors :p
such as pink, purple, and light orange
in which i haven't finished it
will update it once everything's done (:

and of course the other garbage will be posted and this one i need to paint the top part as well

btw,
happy teacher day! (:


Monday, November 15, 2010

as i promised.

yup, these are the jewelries i made (with all sweats and burned out hands hahaha!)

moté means BEADS in indonesian, not really proper indonesian, but it is BEADS in javanese version hahahahaa..
because my parents' background are from central java, i decided to go all the way so indonesia in branding my products (:
(remember to love your own culture and country)

 this charms bracelet is derived from simple idea, that usually charms bracelet costs like bomb, but with this cute plastic colorful charms, i intended to make a kind of childish look bracelet yet unique and trust me, you'll never find anything like this anywhere! it's truly, purely original idea








 safety pins, ever knowing that safety pins is a hot trend in jewelry design now?
usually they're being combined with pearls, but hey it's me, my design, i can mix it with anything i want,
right? (:

oh, if you want to order, simply email me for enquiries (:
xoxo

little heaven, simple heaven.

you know what simple and little heaven for me is (though i, myself not sure what heaven looks like),
is a place where i can run around with dogs everywhere...
ahh... heaven!

reasoning.

so just now i watched an infotainment show on tv and it showed issue about barrack obama vs cinta laura vs puteri indonesia

what they discussed was about the ability of those people in speaking english-indonesian
so obama managed to spoke little indonesian in his speech when he was in UI last time
okay, that's great, he shows that he has the will to try, to learn, and btw indonesian is the easiest language to learn, personally i feel and think

so cinta laura was being interviewed, she said she's upset for being compared to what obama did
and she said that she can't speak indonesian fluently because she uses english 24/7 and she only uses indonesian only in interview and in soap opera filming.

and i immediately WTF at her statement

first of all, like i said indonesian is the easiest language to learn, every englishman who comes to indonesia and i personally know, they can learn it in only within weeks or at least in one month they can speak indonesian better than cinta laura.

secondly, cinta's mother is purely indonesian, so what makes it difficult for her (cinta) to learn indonesian, IF her mother has a BRAIN to teach her indonesian in daily conversation, OR at least be PROUD enough with her (cinta's mother) mother tongue language, which is INDONESIAN.
there is no reason for her not to teach cinta indonesian, EXCEPT, she, herself is ashamed with this country (if so why do you stay here, dummy? oh i get it, because it's easy to earn money here hooray! and fyi your REASON about your hubby placement here is completely bullshit)

moreover, simply put it like this, if obama, in a very short time is able to speak little bahasa, imagine what he can do if he stays over a year in indonesia? i bet he can speak indonesia much more fluent than cinta laura!!!

so what happened next was, puteri indonesia was being interviewed, she was mentioned to be similar to cinta laura in her difficulty speaking indonesian fluently, she said she also half-breed, his father is english, and 3 years back she has been lived in england until this year she came back to indonesia, and before that 3 years she spent her life in here, indonesia
and her reason for not being able to speak indonesian fluently couple months back is because while she was in england, there was no indonesian whom she could talk to, therefore her indonesian was quite taken aback for a while until she came back here and practice her indonesian again


and again all i can say is WTF
i stayed abroad longer than her, though i admit i have couple indonesian friends that i could talk with
but hey! my indonesian is quite awful now, like i keep forgetting couple vocabs while i am trying to communicate with other people here
but there is NO REASON
really
NO REASON
for someone, who stays abroad for a while or for quite some times and they say I CAN'T SPEAK INDONESIAN ANYMORE BECAUSE OF BLABLABLABLABLABLA....

NO!
it's your mother tongue!!!!!!!!!
even if you are hell fluent in any language, you CANNOT FORGET, CANNOT COMPLETELY UNABLE to speak your own mother language!
it's in your blood, brain, heart, body, soul!
it's you, it what defines YOU!

and if you are claiming "oh i can't, you know, because............."
i can only say, SHAME ON YOU!
it's just another bullshit REASON, to proof that you are as clear as windex, as clear as GLASS, that you are ashamed of your own country, where you were born, where your parent(s) were born
and it's just showing that you are brainless.
yup, brainless!


another example, anggun.
she moved to France for very long long long time, yet she is still able to use her indonesian

there is no excuse for not being able to do it
regardless if you have noone to speak to in your place or whatsoever

and cinta laura, PS: you are so brainless that your momma is mistaken for DORA THE EXPLORER for her hair is damn ugly

yes i definitely pissed off with those kind of people who speak mixed indonesian-english as if they want to look smart and sophisticated, sorry, you are just as brainless.
speak indonesian properly then be proud of it, then proof that you can also speak english properly, fluently, in good accent then i bow or even do standing applause for you

just please, people, don't try to mix indonesian-english in any interview, im sick of it

i even have teary eyes everytime i sing our national anthem now, why is so?
look at our country, look at the truth, how beautiful our country is?
if we, as indonesian, are not proud of it, then whom to count on?
ponder it!

Tuesday, November 2, 2010



aaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!

*refresh*
*refresh*

nothing happened

*refresh*

stays the same


AAAAAAAAAA!!!

Are you more of a talker or more of a listener?

i am so balanced between both

If you could become any fictional character, who would you be?

bubbles from powerpuff girls


tes *gasp* keperawanan

isu terbaru yang beredar di negara kita tercinta, Indonesia ini adalah adanya tes keperawanan yang diperuntukkan bagi siswi-siswi yang akan masuk sekolah di kota Jambi

my first impression: WTF

this is an intriguing topic to discuss
daring yet subtle, in a sense that it is truly a private opinion and personal thought

it's not that i don't agree with the existence of virginity in this country or world or whatsoever
but i also still respect people who choose not to keep their virginity by having sex before marriage bla bla bla
i really don't care, esp what we are talking about is who the hell know?
it's girls all over Jambi we are talking about
no i don't have any relatives over there
nor too human to care about those girls' future

i really don't.


what i concern here is the test itself.
i mean, what on earth is going to happen if, just to enter a school, we, WOMEN, must be tested whether we are virgin or not?
HECK what is the relation between a virgin and not a virgin in getting proper education
FOR GOD SAKE people in Indonesia are already considered lack in proper education
and now, by doing that, it feels like we went back to the era before RA Kartini fought for emancipation!!!

i am angry?
definitely!
on the behalf of all women in the world, of course i am angry!

what about men outta there?
what about boys who rape girls in their schools?
what about boys who fight other schools?
what about boys who abuse girls?
what about THEIR VIRGINITY!???

it is truly easy to SHOUT and COMPLAINT and YAP about woman's virginity
what about you MEN?
what if, the situation is reversed
here in this UNIVERSE, what really matters is only YOUR VIRGINITY?

eat that.

i don't act as if i am going to hate men all over the world
no, never
really i still love my dad, my brother, and my man, my dogs too
and they're man

it's just this issue is annoying and endangering the freedom of getting proper education!

so to all those people in Jambi's parliament, what if your own daughters or relatives caught in your own rules?
i believe 100000000000000000000000000000000000% you will try so hard to swallow your own spit.

namanya DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, you people are supposed to hear and listen to what people in this country say or feel. not WHAT YOU WANT TO, just for the sake of fulfilling your own ego.

geez really, when will you people in government and parliament grow up?

"Wacana ini diharapkan bisa menangkal hubungan seks bebas di kalangan pelajar. Dengan adanya atuiran ini diharapkan menciptakan budaya malu bagi kalangan pelajar, sehingga takut melakukan hal perbuatan yang dilarang oleh agama tersebut," kata Bambang Susatyo, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi, kepada wartawan Rabu (22/9).
("With this concern, we hope that it could prevent free sex activity among students. With this rule, we hope it will create a shame culture for the students, so that they will be afraid to do things that is prohibit by religion," says Bambang Susatyo, member of Commission IV Parliament in Jambi to the pers)
HA!!!!!!!!!!

dear sir,
with no respect, i would like to introduce you to:

Pasal 31
(1) Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran.
(2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang.


it's in the constitution, that we, as citizen of Indonesia, have rights to get education!
what kind of rules or constitution is that, virginity test?


okay, if what matters to you is that, girls who are not virgin, are bad influence
which will lead to free sex activity which will destroy the culture

if that's so
why don't you just go ahead and slice all boys' penis privates into pieces?

seriously.

so you think girls are the top leader in promoting free sex? HELLO SIR........
what happens to those people who marry 5 women?
what happens to those rapist which mostly are men?
what happens to education in this country?

there are millions things for you to take care and to concern about,
why do you bother over little thing like "girl must be a virgin to enter a school, and never commit free sex, otherwise they're bad influence"

so what if
what if in your country, all virgins get to enter the school, and then one day,
news will broadcast or publish this headline:
"RAPE CASE IN ONE HIGHSCHOOL IN JAMBI"
or
"FREE SEX HAPPENS IN SCHOOL IN JAMBI"
or
"SEX VIDEO MADE BY STUDENTS IN ONE OF THE HIGHSCHOOL IN JAMBI"

aha!
shame on you by that time

really what can we do to prevent or even stop free sex among the students?
sex edu? i don't think so, really
sex seminar? yawn....
showing movie of STDs? yes it's gross (trust me i've gone trough that one) but with the condom ads on tv? blah,,, dont think so

what i think really help is proper communication between parents and children
and how well the parents monitoring their children without having to be so paranoid and end up stalking their children or hiring private investigator hahahahaa

no, really

parents have greater influence for children
compared to anything else

and good base of religion is good as well
and also knowing that terrible things might happen due to free sex (MBA, STD, SHAME, goodbye-future)
no, condom can't save your future,
can't hide you from shame
can't save you from the anger of your parents

i don't support people who cherish free sex
i just feel, there is certain age when human beings are free to decide what they want to do with their life
what they want to do about free sex,
it's up to them to do it or not
it's a matter of choice
it's a matter of every little details

it's difficult to define what is okay and not okay
we, as people, have rights to choose and do anything in our lives
but also we have to be responsible with the consequences

school, in other hand, should provide proper facilities and activities that bring positive influence for their students
not only concerning about sex sex sex, by doing so, in the end what in everyone's mind is SEX
and what's left in education matter then..

i personally feel, if i were a girl who about to enter school and i have to go through the virginity test, even though i were a virgin, i would rather skip school than go through that.
there is no way my  private part privacy is being "molested" by ridiculous rule
not when boys don't get the same treatment

trust me, i skipped several health injections when i was in elementary hahahahaa so to skip this kind of test is piece of cake as well
what kind of parents would want their girls, to be humiliated in such rubbish way?

if one day i have a teenage daughter, and school in indonesia will have the exact rule, i will definitely move out of this country
even i think about it from now on
just because i feel like i am, as a woman, being disgraced by such lousy rule!

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
isu terbaru yang beredar di negara kita tercinta, Indonesia ini adalah adanya tes keperawanan yang diperuntukkan bagi siswi-siswi yang akan masuk sekolah di kota Jambi

reaksi pertama saya: WTF

topik ini menarik banget buat dibahas
berani tapi juga "halus", dalam artian ini bisa berarti sangat personal dan pribadi sifatnya

bukannya saya gak setuju sama keberadaan keperawanan di negeri ini atau dunia atau dimanapun
tapi saya juga menghargai orang yang memilih untuk melakukan seks sebelum menikah bla bla
saya tidak peduli, apalagi yang dibahas di topik ini bukan siapa-siapa saya dan saya juga tidak kenal sama sekali
yang dibahas disini adalah anak perempuan di seluruh jambi
dan saya tidak punya saudara apalagi kenalan disana
gak ada

sama sekali ga punya

yang menjadi perhatian saya disini adalah tes keperawanan itu sendiri
maksud saya, gimana jadinya dunia ini kalau misalnya mau masuk sekolah aja PEREMPUAN khususnya harus di tes apakah dia perawan atau bukan
sekarang apa hubungannya perawan sama gak perawan dalam mendapatkan pendidikan yang layak?
please aja di indonesia aja pendidikan belom bener, belum semua orang dapetin pendidikan yang layak, terus sekarang dengan adanya tes ga penting itu, keknya kita kembali ke jaman RA Kartini, dimana kita memperjuangkan hak emansipasi

apa saya marah?
IYA SAYA MARAH tentu saja!
dengan mewakili seluruh wanita di seluruh dunia, jelas saya marah!

gimana sama laki-laki di luar sana?
gimana sama laki-laki yang memperkosa gadis2 di sekolah mereka?
gimana sama laki2 yang cuma bisa tawuran?
gimana sama laki2 yang bisanya cuma nyiksa perempuan!?
gimana sama KEPERJAKAAN mereka???!

sangat mudah untuk TERIAK dan KOMPLEN dan MENGELU-ELUKAN tentang keperawanan wanita
gimana sama laki2?
gimana kalau keadaannya terbalik?
di dunia ini yang dipermasalahkan adalah KEPERJAKAAN KALIAN?

rasain itu

saya tidak bersikap seperti saya akan membenci laki2 di seluruh dunia
gak, ga akan pernah
saya masih punya papa, adik, dan laki2 di hidup saya, ga terkecuali anjing2 piaraan saya
dan mereka berjenis kelamin LAKI-LAKI

cuma aja isu ini bener2 mengganggu dan membahayakan kebebasan untuk mendapat pendidikan yang layak

jadi untuk anggota parlemen di Jambi, gimana kalau anak perempuan kalian atau kenalan kalian ternyata yang kena peraturan ini?
saya yakin 1000000000000000000000000000000000000000% kalian akan berusaha mati2an menjilat ludah sendiri

namanya DPR, kalian harusnya mendengarkan apa yang penduduk di seluruh negeri ini rasakan atau katakan, bukan apa yang kalian mau cuma buat muasin ego kalian sendiri

please lah kapan kalian semua tuh jadi dewasa dalam bertindak?

"Wacana ini diharapkan bisa menangkal hubungan seks bebas di kalangan pelajar. Dengan adanya atuiran ini diharapkan menciptakan budaya malu bagi kalangan pelajar, sehingga takut melakukan hal perbuatan yang dilarang oleh agama tersebut," kata Bambang Susatyo, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi, kepada wartawan Rabu (22/9).

kepada bapak nun di sana,
dengan tidak hormat saya ingin memperkenalkan anda ke:

Pasal 31
(1) Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran.
(2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang.


udah ada di pasal, kalau kita sebagai rakyat indonesia mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan!
peraturan macam apa itu tes keperawanan?

oke, kalau yang jadi masalah itu adalah perempuan yang tidak perawan itu sama dengan pengaruh buruk
yang akan mengarah kepada kegiatan seks bebas yang akan menghancurkan kebudayaan

kalau begitu, kenapa gak sekalian aja dipotong smua genitalia anak laki2?

serius.

jadi anda pikir, perempuan itu adalah sumber pelopor seks bebas? please lah
gimana itu sama laki2 yang kawinin 5 perempuan sekaligus?
gimana sama pemerkosa yang rata2 itu laki2?
gimana sama pendidikan di negeri ini?

ada jutaan hal lain yang bisa diurusin dan dipikirin
kenapa harus mempermasalahkan hal seperti "anak perempuan harus perawan untuk masuk sekolah dan ga pernah berhubungan seks bebas, kalau enggak mereka itu adalah pengaruh buruk"

bagaimana misalnya
di kota anda, peraturan itu sudah berlaku, dan semua yang di sekolah adalah perawan,
terus suatu hari di berita keluar begini:

"PEMERKOSAAN DI SALAH SATU SMA DI JAMBI"
atau
"SEKS BEBAS TERJADI DI SEKOLAH DI JAMBI"
atau
"VIDEO PORNO YANG DIBUAT OLEH MURID DI SALAH SATU SMA DI JAMBI"

aha!
malu deh...

serius, apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah atau malah menghentikan seks bebas di kalangan pelajar?
pelajaran seks? saya pikir tidak
seminar tentang seks? bikin ngantuk aja
memutar film tentang STD? ya itu menjijikan (percaya deh saya pernah nonton itu di sekolah), tapi dengan adanya iklan kondom di tv? rasanya ga efektif...

yang saya pikir bisa membantu itu adalah adanya komunikasi yang baik antara orang tua dan anaknya
dan bagaimana orang tuanya bisa memonitor anaknya tanpa menjadi paranoid dan berakhir dengan membuntuti anaknya atau menyewa detektif swasta hahahahaha

bener deh

orang tua punya pengaruh yang sangat besar terhadap anaknya dibandingkan apapun
 
dan basis agama yang kuat itu sangat baik
serta mengetahui bahwa hal buruk yang mungkin terjadi akibat melakukan seks bebas (MBA, STD, rasa malu, masa depan hilang)
kondom ga bisa menyelamatkan masa depan kamu
gak bisa menyembunyikan kamu dari rasa malu
gak bisa menyelamatkan kamu dari amarah orang tua kamu

saya tidak mendukung orang yang menjunjung seks bebas
saya cuma merasa kalau ada tingkatan umur terentu dimana seorang manusia bebas untuk menentukan apa yang mau mereka lakukan dengan hidupnya
tentang melakukan seks
terserah dia mau melakukan itu atau tidak
itu pilihan hidupnya
itu adalah urusan tiap hal mendetil dalam hidup seseorang

sulit untuk menentukan mana yang boleh dan tidak boleh
kita, sebagai manusia, punya hak untuk memilih dan melakukan apapun di hidup kita
tapi kita juga harus bertanggung jawab atas semua konsekuensinya

sekolah, di lain pihak, harus menyediakan fasilitas dan kegiatan yang dapat memberikan pengaruh positif untuk murid-muridnya
tidak melulu hanya memfokuskan pada seks saja, dengan begitu, akhirnya jadi di setiap pikiran orang cuma seks belaka dan abis itu apa yang didapat dari pendidikannya?

saya sendiri merasa, kalau saya jadi perempuan yang mau masuk sekolah terus disuru ikut tes keperawanan, biarpun saya perawan sekalipun, saya mending ga ke sekolah deh daripada harus ikut begitu
ga bakal bagian pribadi saya "diobok-obok" sama peraturan ga jelas
ga akan mau sampe anak laki2 juga diperlakukan sama

percaya aja deh, saya ga ikut beberapa imunisasi suntik waktu saya sd, jadi untuk melewati tes macam gitu, sama aja gampangnya hahahahaha
orang tua mana yang mau anak gadis mereka dipermalukan dengan cara sampah begitu?

suatu hari kalau saya punya anak perempuan dan sekolah di indonesia mengharuskan peraturan tersebut, saya bakal pindah dari negara ini
bahkan saya sudah memikirkan itu dari sekarang
karena saya merasa sebagai perempuan, sangat dilecehkan dengan adanya peraturan ga penting tersebut!

Monday, November 1, 2010

commercialized and contextualized

there is an obvious difference in doing projects for purely art and self-satisfaction with one for commercial use (baca: design)

well i personally feel that art and design are not really a unison, in a sense that design is actually part of the BIG tree called ART
and art, as the big tree, the big umbrella, obviously in making design project, we need context to establish certain idea, and i feel that in creating any design project, someone must have particular context to build the final design

as for me, regardless of what kind of project i am doing, either it's purely art for the sake of my own pleasure or doing it as a commission, or commercial design project, i always tell myself to do anything by heart

there is no way i would want to do any project carelessly or anyhow do
since i have my own state of pleasure in doing something good which leads to good result

even though honestly speaking, doing something for commercial use is still pro and con in my dictionary
why is so?

first of all usually commercial project is ruled by certain obligations bla bla bla that restrict the boundary of ideas
moreover, commercial projects is to fulfill certain group of people who want to fill their egos, in a sense that we, as the creator or the maker of the project, must be able to accomplish it as the goal

commercial ≠ freedom

even if the person in charge tells you to do whatever you want to do
believe me in the end you'll end up in following orders
it's not as free as you think it is

but let's see it from different POV
it doesn't matter whether it's commercial or any other projects
whether we are restricted by rules or free
when we are into the work, when we are doing it with all heart (and soul :p)
i believe when we are doing it, we are completely in different realm, so called OUR OWN WORLD (or dimension or whatsoever)
we are totally enjoying what we are doing as long as it is from the heart


YES, for sometimes i do feel tired or lazy to do it
but once i dip myself into the work, miraculously everything goes well and smooth
i enjoy doing it

YES, for most of the time i am tired with oh-so-you-know-everything-then-why-do-you-ask-me-to-do-it person in charge, that sometimes really knows nothing about composition or color combination or whatever they can mess with

YES, for sometimes the paycheck isn't as good as the mind heart soul time energy we put into it

YES, for sometimes the brain malfunction in not the right time

YES, for sometimes i go crazy in trying so hard to enjoy it but sometimes i fail


BUT!!!!!!
let's relax and try to enjoy every little details
whether it sucks or not
whether it's annoying or not

life's once
why bother hating it all the time
why bother complaining every single thing

we often, I OFTEN regret things i didn't do than things i've done
so let's go crazy and escape the box
no more restrict ourselves in hatred and complaints

my the key is to START everything first and put your HEART into it
then believe that the work you do is going to bring some goodness
it is either for yourself or for other people or for everybody to enjoy it


happy monday! (:

art rules!
ARTIST rules! :p